in ,

Pengertian, Niat, dan Cara Tayamum

Inilah Pengertian, Niat, Cara Tayamum Yang Benar

Sebagai umat islam yang baik tentunya anda tahu bukan apa itu Tayamum?. Tayamum memang dikenal sebagai alternatif dari berwudhu yang biasa menggunakan air bersih tetapi ini menggunakan debu untuk bersuci. Cara berwudhu ini sudah dijelaskan oleh Nabi Muhammad SAW, yang memang cara berwudhu ini dapat digunakan sebagai alternatif untuk mensucikan badan dari najis atau hadast kecil.

Ketika anda menjumpai tempat yang memang jarang atau bahkan susah untuk menemukan air bersih cara ini sangat dianjurkan. Sebelum anda melakukan ibadah shalat tentunya diwajibkan untuk mensucikan diri terlebih dahulu. Di internet ada banyak sekali penjelasan yang memang membahas tayamum ini.

Namun banyak juga website atau situs yang menjelaskan kurang lengkap sehingga menyebabkan pemahaman yang sangat kurang bagi pembaca. Tenang saja disini akan admin bahas secara lengkap dan memang cara tayamum ini sesuai dengan yang diajarkan oleh Rasulullah SAW.


Pengertian Tayamum

Tayamum merupakan pengganti wudhu atau mandi wajib yang memang seharusnya menggunakan air bersih. Tetapi digantikan dengan menggunakan tanah atau debu yang bersih dan memang tanah yang boleh digunakan untuk tayamum adalah tanah suci yang terdapat debunya.

Perlu anda ketahui bahwa anda tidak boleh bertayamum menggunakan tanah yang berlumpu, mengandung najis atau berbingkah. Namun tanah yang dikategorikan bersih yaitu pasir halus, reruntuhan batu yang halus itu dikategorikan tanah suci atau bersih.

Tidak wajib mengulang shalatnya apabila orang yang melakukan tayamum tetapi dalam keadaan sudah tersedia air bersih. Menggunakan air bersih untuk menghilangkan hadast baik besar maupun kecil itu wajib hukumnya apabila memang sudah tersedia air bersih.


Sebab Dan Alasan Melakukan Tayamum

Pada saat kita akan bertayamum tentunya harus ada sebab dan alasan mengapa kita dibolehkan untuk bertayamum. Berikut dibawah ini untuk sebab dan alasannya.

  • Kita sedang berada dalam kondisi perjalanan yang jauh.
  • Jumlah air yang memang sedikit dan memang hanya ada untuk kebutuhan kita minum saja.
  • Tidak menemukan sumber air disekitar kita.
  • Dalam kondisi sakit yang memang kita dilarang untuk terkena air.
  • Ada sumber air tetapi memang mengandung zat atau muatan yang berbahaya untuk kesehatan.
  • Jauhnya lokasi untuk mendapatkan air dan akan mengakibatkan telatnya dalam menjadalan ibadah shalat.

Perlu anda pahami sebab dan alasan di atas memang dibenarkan ketika kita sedang dalam posisi seperti yang sudah admin jelaskan itu.


Syarat Sah Tayamum

Adapula syarat-syarat untuk kita ketika hendak bertayamum dan supaya sah kegiatan bersuci kita. Berikut syarat-syarat sah untuk tayamum.

  • Telah memasuki waktu shalat.
  • Menggunakan tanah yang berdebu dan memang suci dari kotoran hewan dan lainnya.
  • Anda juga harus memenuhi alasan dan sebab untuk melakukan tayamum seperti yang sudah admin jelaskan diatas.
  • Anda sudah berusaha mencari air bersih namun tidak menemukan juga.
  • Bagi wanita, tentunya tidak sedang dalam keadaan Haid maupun Nifas.

Syarat di atas memang wajib untuk dipenuhi agar tindakan bertayamum kita dikatakan sah sesuai ketentuan dari Rasulullah SAW.


Sunah Tayamum

Sunah atau hal yang tidak diwajibkan untuk menjalankannya, tetapi apabila dijalankan anda akan mendapatkan pahala dan lebih sempurna tayamumnya yaitu sebagai berikut.

  • Membaca bacaan basmalah.
  • Menghadap ke arah kiblat.
  • Membaca doa ketika anda selesai bertayamum.
  • Mendahulukan bagian kanan dibandingkan bagian kiri.
  • Meniup debu yang memang berada pada tangan.
  • Menggosok hingga sisi diantara jari setelah anda menyapu tangan hingga siku.

Hal di atas boleh dijalankan maupun tidak, namun agar bertayamum kita lebih sempurna tentu lebih baik untuk dijalankan.


Rukun Tayamum

Kita tahu bahwa kata rukun itu memang wajib dijalankan agar bisa dikatakan sah. Perlu anda ketahui pula, dalam bertayamum adapula beberapa hal yang memang harus dijalankan agar sah. Berikut rukun-rukun bertayamumnya.

  • Niat untuk bertayamum.
  • Menyapu muka dan tangan menggunakan debu ataupun tanah.
  • Pada saat menyapu tangan tentunya anda harus menyapu atau mengusap kedua tangan ke bagian siku.

Bacaan Niat Tayamum

Untuk bacaan niatnya memang tergolong singkat dan sangat mudah untuk dihafalkan serta dipahami. Berikut di bawah ini bacaan atau doa untuk Niat Tayamum.

نَوَيْتُ التَّيَمُّمَ لِاِسْتِبَاحَةِ الصَّلاَةِ فَرْضً ِللهِ تَعَالَى

Nawaitut tayammuma li-istibahatis sholaati fardhal lillaahi ta’ala

Artinya: “Sengaja aku bertayamum untuk melakukan sholat, fardhu karena Allah Ta’ala”.

Sangat singkat dan mudah sekali untuk dihafalkan bukan?.


Cara Tayamum Sesuai Ajaran Rasulullah

Tata cara untuk bertayamum yang benar dan memang sesuai dengan ajaran Nabi Muhammad SAW dijelaskan juga pada hadist ‘Ammar bin Yasir.

بَعَثَنِى رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – فِى حَاجَةٍ فَأَجْنَبْتُ ، فَلَمْ أَجِدِ الْمَاءَ ، فَتَمَرَّغْتُ فِى الصَّعِيدِ كَمَا تَمَرَّغُ الدَّابَّةُ ، فَذَكَرْتُ ذَلِكَ لِلنَّبِىِّ – صلى الله عليه وسلم – فَقَالَ « إِنَّمَا كَانَ يَكْفِيكَ أَنْ تَصْنَعَ هَكَذَا » . فَضَرَبَ بِكَفِّهِ ضَرْبَةً عَلَى الأَرْضِ ثُمَّ نَفَضَهَا ، ثُمَّ مَسَحَ بِهَا ظَهْرَ كَفِّهِ بِشِمَالِهِ ، أَوْ ظَهْرَ شِمَالِهِ بِكَفِّهِ ، ثُمَّ مَسَحَ بِهِمَا وَجْهَهُ

Rasulullah SAW mengutusku untuk sebuah keperluan, kemudian aku mengalami junub dan aku tidak menemukan adanya air. Maka aku berguling-guling sebagaimana layaknya hewan yang berguling ditanah. Kemudian aku bercerita kepada Rasulullah dan mengatakan “Sesungguhnya cukuplah engkau melakukannya seperti ini”. Saraya beliau mempraktekan telapak tangannya yang dipukulan ke permukaan bumi sekali pukulan lalu meniupnya. Kemudian beliau mengusap punggung telapak tangan pada bagian akan terlebih tahulu lalu berlanjut ke punggung telapak tangan kiri. Lalu beliaupun mengusapkan kedua telapak tangannya ke wajahnya.

berdasarkan hadist di atas dapat kita simpulkan bagaimana Rasulullah melakukan Tayamum yang memang dengan cara yang benar. Untuk lebih jelasnya anda simak tata caranya di bawah ini.

Tata Cara Tayamum Yang Benar

  1. Pertama kita membaca basmalah dan berniat untuk melakukan Tayamum.
  2. Kita memukulkan kedua telapak tangan ke permukaan bumi dengan sekali pukulan dan meniupnya.
  3. Usap atau menyapu punggung kedua tangan, baik telapak tangan kanan maupun telapak tangan kiri.
  4. Menyapu atau mengusapkan ke wajah (Hanya sekali usapan saja) dengan kedua telapak tangan setelah kita selesai mengusap punggung kedua telapak tangan.
  5. Bagian tangan yang kita usap adalah bagian dari telapak tangan lalu sampai pergelangan tangan. Dengan kata lain ini yang membedakan dengan wudhu, karena wudhu itu mengusap hingga sampai ke siku.
  6. Tidak diwajibkan juga untuk urut atau tertib dalam tayamum. Namun alangkah baiknya dan sempurnanya apabila dilakukan secara urut dari awal.

Tata cara tayamum di atas memang disimpulkan dari hadist yang memang sudah mejelaskan bagaimana Rasulullah mencontohkan kepada kita bagaimana cara tayamum yang benar.


Manfaat Tayamum

Tentunya ada beberapa hikmah atau manfaat yang anda dapatkan setelah melakukan tayamum. Karena memang Tayamum juga sudah diajarkan dari Rasulullah SAW. Berikut ini beberapa manfaat yang akan anda dapatkan ketika melakukan tayamum.

  • Diampuni dosa-dosanya serta mendapatkan pahala.
  • Membersihkan atau mensucikan diri dari hadast atau najis.
  • Dapat menjalankan ibadah shalat karena memang tubuh sudah dalam keadaan suci.

Tentunya masih ada banyak sekali manfaat yang akan anda dapatkan ketika anda bertayamum. Hal di atas merupakan beberapa manfaat yang memang juga sudah dijelaskan pada sebuah hadist.


Demikian artikel yang menjelaskan tentang pengertian, niat dan cara tayamum yang benar serta memang sesuai dengan aturan (SAH). Semoga artikel ini dapat sangat membantu memberikan informasi lebih yang membahas semua yang berhubungan dengan tayamum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *